Saham pembuat kamera asal China, Insta360, melonjak hampir empatkali lipat saat melantai perdana di bursa efek Shanghai. Valuasi perusahaan kini mencapai 71 miliar Yuan atau setara UA$9,9 miliar atau sekitar Rp 161,37 Trilliun ( Rp16300/US$)
Melonjaknya harga saham produsen action camera ini menjanjikan pendirinya yang berusia 33 tahun, Liu Jingkang, tercatat sebagai miliarder baru.
Imsta360 tercatat dengan nama Arashi Vision dan bermarkas di Shenzhen. Perusahaan berhasil menghimpun dana sebesar 1,94 miliar Yuan atau dalam US dolar seharga US$270 juta melalui penawaran umum perdana (IPO) dia papan STAR Market.
Sumber : CNBC Indonesia
Penulis redaksi : CNBC
